My Visitors
Powered by Blogger.
Siapa bias kamu?
Saturday, May 28, 2011
The Mystery Phone (Prolog)
“kring…..kring….kring…” telepon itu berbunyi terus. Argh…sial ! mau tak mau aku harus mengangkat telepon itu. Isshhh.. Mengapa ada orang yang masih sempat untuk menelpon di tengah malam seperti ini ? Tak tahukah dia betapa lelahnya diriku hari ini ?! Tahukah dia bahwa dia telah memaksaku untuk mengingat lagi kejadian hari ini ?!
*flashback*
“Hmmm…pagi yang indah..” ucapku sembari menghirup udara segar di taman kota.
“Ya, pagi ini memang indah ” ucap seseorang yang entah darimana asalnya. Kuedarkan pandanganku ke seluruh taman guna mencari si empunya suara, namun hasilnya nihil. Tanpa kusadari beberapa meter dari tempat aku berada seseorang tengah berjalan mendekatiku.
“tap….tap..tap…krsk..krskk ” aku menoleh mencari asal suara itu dengan gugup.
“tap..tap…tap..krsk..krsk..” suara itu makin dekat.
“nuguya ???” ujarku mulai panik.
“tap…tap..tap..” kini suara itu seakan-akan sudah hanya tinggal beberapa centi saja dari tempat aku berada sekarang.
“heyy..!! jangan seperti ini !!! jika kau berani keluarlah !!!” ujarku penuh emosi. Bagaimana tidak, suara-suara itu sungguh menggangguku, atau lebih tepatnya membuatku takut.
“Tap…” tiba-tiba aku tidak bisa melihat, tangan seseorang tengah menutup mataku saat ini. Tangan seorang namja.
“Kyaa…siapa kau ?!!! Singkirkan tanganmu dariku !!! ” ujarku penuh emosi. Jangankan melepaskan tangannya, mengendurkannya saja dia tidak mau !!!
“Chu…” namja itu mencium pipiku lembut.
“Kyaaaaa!!! Berani sekali kau !!! Kau tak berhak melakukan itu padaku !!! ”
“Tentu saja aku berhak, Cho Ji Hwa” ujar namja itu dengan nada tanpa dosa. Hey..tunggu dulu, sepertinya suara namja ini familiar sekali di telingaku.
“Lee Hyukjae !!! cepat singkirkan tanganmu !!!!” ujarku sambil mencakar tangannya.
“Aaaaa…kau ini galak sekali !!! ” ujarnya polos.
“Ish…kau ini !!! bukannya minta maaf malah menggerutu !!!”
“Ok ok , mianhae jagiya..saranghae”
“aah..sudahlah lupakan saja..” ujarku ketus.
“jagiya, apa kau sudah sarapan ?”
“Belum” jawabku datar. Aku memang masih sebal dengan ulahnya tadi. Masih sangat sebal !!!!”
“Aahh..kebetulan sekali, aku sudah menyiapkan tempat untuk kita breakfast pagi ini” ujarnya sembari menarik tanganku dan mengajakku masuk kedalam mobilnya. Aku pun menurut saja dan berjalan mengikutinya, tapi entah kenapa tiba-tiba muncul perasaan tidak enak dalam diriku.
Sunyi. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan suasana kami sepanjang jalan. Eunhyuk pun tak mengajakku berbicara, hmm..mungkin dia sudah capek berbicara denganku yang hanya membalasnya dengan omelan.
Setelah beberapa menit kami pun sampai di suatu tempat yang indah menurutku. Disana sudah tersedia satu set kursi dan meja untuk dua orang yang sudah tertata dengan rapi. Disampingnya juga terdapat hamparan danau yang jernih menambah pesona tempat itu . Ah..Lee hyukjae, kau memang pintar membuatku kagum padamu.
“Kau suka jagiya ?” ujarnya sambil berbisik di telingaku.
“Jdakk..” Aku yang sedang melamun refleks menyikunya karena kaget.
“Aah…selalu saja begini !” ujarnya ketus seraya mengusap bibirnya yang sedikit berdarah.
“Omo, mianhae Oppa, gwaenchanayo ?” tanyaku. Aku memang sebal dengannya tadi, tapi sekarang justru perasaan bersalahlah yang timbul dalam diriku.
“Kau harus membayarnya … Cho Ji Hwa” ujarnya dengan senyum evil *ko jadi kaya kyu nih si monkey ?? #abaikan#*
“Membayarnya dengan apa ?” tanyaku polos. Tiba-tiba tanpa kusadari bibir eunhyuk sudah menempel di bibirku. Omo, dia menciumku !!! Tunggu..ini tidak benar! Cho Ji Hwa sadarlah kau tidak boleh menjadi yeoja murahan seperti ini!!! ucapku dalam hati. Aargh…sial..kenapa tubuhku diam saja ?! bahkan bergeser pun tidak ! Mengapa aku justru malah menikmatinya ?!
“Cltakkk…” terdengar suara kamera dari kejauhan. Aku pun menoleh karena kaget ada orang lain selain kami disini. Omo, orang itu adalah teman-teman Eunhyuk yaitu Heechul dan Kangin. Sial!! Mengapa mereka ada disini ?
“Sial !!! aku harus merelakan 10000 won ku melayang ke dompet Eunhyuk !!! Bagaimana bisa Monkey itu mendapatkan firstkissnya JiHwa ?!” ujar heechul.
“Ne, sial sekali kita..hyung ” ujar Kangin.
“Sudah ku bilang , aku pasti bisa mendapatkannya!!! Ayo berikan uang kalian padaku, hahahaa”
Mereka pun menyerahkan uangnya pada Eunhyuk, mengabaikanku yang masih syok dengan kejadian tadi. Setelah sadar aku pun berlari menghampiri Eunhyuk dan langsung menamparnya “Plaakk”.
“Hey, what’s up baby ?”
“Kau keterlaluan !!!” ujarku pergi meninggalkannya seraya menangis.
*flashback end*
“Yoboseyo ? ” jawabku malas.
“Toolong aku…tooloong…”
“Siapa ini ? Ada apa?”
“hshhhs..too…looong..”
Disisi lain..
“Mulai saat ini hidupmu ta akan tenang Cho Ji hwa…”
TBC
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comment:
WAHHH
Enhyuk keterlaluan, masa Ji Hwa jdi bahan taruhan. .
sapa tuh yang telpon, kata-katanya serem
ditunggu lanjutannya. .
hahaha, makasih udh comment chingu..ikutin terus ceritanya...sering2 ya maen kesini.. :D
Post a Comment